Pengenalan OSPF (Open Shortest Path First)

          Ospf adalah singkatan dari Open Shortest Path First), apa itu OSPF ? Selain IGRP, EIGRP dan RIP, OSPF termasuk dalam IGP (Interior Gateway Protocol). OSPF hanya dapat bekerja di dalam jaringan internal suatu perusahaan (satu AS Number/Internal), yg artinya adalah dimana kita sebagai administrator jaringan masih punya hak untuk menggunakan, mengatur atau merubahnya. Sebaliknya jika kita tidak punya hak terhadap jaringan tersebut bisa di kategorikan sebagai Jaringan Eksternal. OSPF juga merupakan routing protocol yang berstandar terbuka, yang artinya bukan ciptaan vendor manapun, jadi siapapun atau perangkat apapun bisa menggunakan Routing Protocol OSPF ini. yang akan kita bahas sekarang ini adalah cara kerja dan cara konfigurasi OSPF pada Router CISCO.
sistem-navigasi         OSPF ini bekerja dengan teknologi Link State Protocol, agar lebih mudah menggambarkan apa itu Link State Protocol disini saya akan mengutip dari buku Rene Molenaar “How To Master CCNP Route”, di buku tersebut di gambarkan cara bekerja Link State Protocol seperti sistem navigasi. ada yg tau cara kerja sistem navigasi ??? jadi ketika router menggunakan OSPF, si router akan saling mengirim hello packet untuk saling berkenalan dan menjadi neigbors.

lsa-lsdb-1

           ketika neighbors sudah terjalin/terhubung, semua router yg menggunakan OSPF ini akan saling bertukar LSA (Link State Advertise) untuk membentuk LSDB (Link State Database). Ketika masing masing router sudah memiliki full picture of the network atau yg biasa disebut topology (LSDB), setiap router ini akan mengkalkulasi dengan SPF Algorithm untuk mencari short path atau jalur terpendek dari setiap router ke router yg lain.Setelah selesai kalkulasi, short path/best path ini akan masuk ke routing table. Sama seperti sistem navigasi kan ?. ketika mencari rute dari satu jalan ke jalan lain. Si sistem navigasi akan membaca semua jalan yg ada di map dan mencari rute jalur terpendek atau tercepat menuju tempat tujuan. Dan satu lagi teknologi Link State ini menggunakan lebih banyak CPU pada router di banding teknologi distance vektor. Jadi seperti itu kira kira gambarannya.

untitled-diagram

            OSPF bekerja dengan konsep AREA, secara default ospf menggunakan single Area yaitu Area 0 atau yg biasa di sebut Backbone Area. selain dari Area 0 kita juga bisa memiliki area 1,2,3 dst. Akan tetapi semua area tersebut harus terhubung ke Area 0/Backbone Area.

untitled-diagram-1

  • Router yang ada pada Area 0 adalah Backbone Router
  • Router yang Berada pada dua Area, seperti di antara Area 1 dan 0 disebut ABR (Area Border Routers)
  • Router yang menggunakan Routing Protokol OSPF dan terhubung dengan Routing Protokol lain (Contoh: EIGRP) itu di sebut ASBR (Autonomous System Border Routers)

         Seperti pada gambar jika kita ingin menuju Area 3 dari Area 1 kita harus melalui Area 0/Backbone Area. sangat tidak mungkin jika dari Area1 langsung menuju ke Area 3, jadi intinya dari suatu area (selain Area 0) harus selalu melalui Area 0/Backbone Area/Default Area untuk menuju ke Area lain. Jadi pertanyaannya sekarang adalah, mengapa menggunakan AREA ? ingat ketika saya kutip tentang sistem navigasi dari buku Rene Molenaar ? bahwa OSPF bekerja dengan sistem navigasi, misal ketika kita perintahkan sistem navigasi untuk mengkalkulasi rute dari jakarta utara ke jakarta timur akan lebih lama di banding mengkalkulasi dari satu jalan ke jalan lain di dalam satu wilayah (jakarta utara). Kalkulasi ini yg di sebut SPF algorithm. Dan sama seperti OSPF, router kita akan mengumpulkan informasi (LSA) untuk membuat database (full picture of the network/LSDB) di dalam suatu Area, semakin kecil wilayah (area) semakin cepat SPF Algorithm bekerja untuk menentukan rute tercepat/Best path. Sampai sejauh ini sudah mengerti ???

          Untuk di pojok kanan atas gambar yaitu tertera OTHER ROUTING DOMAIN. Apa itu Other Routing Domain ? di dalam OSPF ini yg di maksud adalah routing protokol lain misal seperti : RIP atau Eigrp yang terhubung dengan router OSPF, Agar mereka bisa saling terhubung antara RIP/Eigrp dan OSPF bisa menggunakan Redistribution.

untitled-diagram-2hello-packet-isi            Oke lanjut !!!!! saya akan menjelaskan sedikit tentang hello packet pada OSPF, sebelum setiap router saling terhubung dengan tetangganya, yang pertama dilakukan si router adalah saling mengirim Hello packet. Apa saja isi dari hello packet tersebut ? diibaratkan sebuah amplop surat (Hello Packet) dan isi nya, isi Amplop surat tersebut adalah sebagai berikut :

         Saya akan menjelaskan isi dari hello packet yang ada pada OSPF. Perhatikan tanda “bintang” pada gambar diatas, yg berarti jika ada dua router atau lebih yang menggunakan OSPF itu Valuenya harus match di masing masing router agar neigbors terbentuk.

  1. Router ID = setiap router membutuhkan 1 router ID yg di dapat dari IP tertinggi dari interface manapun yang aktif, jika ada interface loopback yang aktif, maka OSPF akan otomatis menjadikan IP tertinggi pada interface loopback itu sebagai Router ID, mengapa ? karena interface loopback tidak akan crash atau down.
  2. Hello / Dead Interval = setiap beberapa detik router A akan mengirim hello packet kepada router B, jika tiba tiba si router B tidak menerima hello packet dari si router A dalam beberapa detik, maka si router B akan menganggap si router A mati (dead). Dan si router A bukan lagi neighbor si router B. Hello / Dead interval ini valuenya harus sama di kedua sisi router A dan router B agar bisa menjadi tetangga/Neighbor. Default hello/dead interval ospf adalah hello 10, dead 10.
  3. Neighbors = semua router lain yang akan menjadi tetangga dan di tentukan oleh hello packet. (list of neighbors router id)
  4. Area ID = karena OSPF menggunakan Konsep AREA, jadi setiap router harus berada di suatu area, value ini harus match dengan router lain untuk menjadi neighbors.
  5. Router Priority = value ini digunakan untuk menentukan router mana yang akan menjadi DR or BDR, bagian ini nanti akan saya jelaskan di artikel OSPF yang lain.
  6. DR and BDR IP Address = Designated and Backup Designated Route ini akan saya jelaskan lagi nanti di artikel OSPF yang lain.
  7. Authentication Password = di dalam OSPF kita bisa menggunakan clear text or MD5 authentication, yang berarti setiap packet yang akan di kirim akan terautentikasi, oleh sebab itu value ini harus match di setiap router yang ingin menjadi neighbors di dalam routing protokol OSPF.
  8. Stub Area Flag = jika router yang menjadi neighbors berada pada stub area, stub area flag harus harus ditetapkan.

             Kesimpulannya, ketika kita konfigurasi ospf, router akan saling bertukar Hello Packet dan memeriksa isi dari Hello Packet untuk memverifikasi bahwa value yang harus match itu benar benar match. Ketika setiap router sudah saling terhubung/adjacency, router akan melakukan pemilihan siapa router yang akan menjadi DR dan BDR, barulah pertukaran LSA dilakukan untuk membentuk LSDB sampai setiap router mempunyai full picture of the network (topology). Setelah itu barulah SPF alghorithm di jalankan untuk menentukan jalur terbaik ke destination. Di dalam OSPF ini penentuan jalur menggunakan Metric, apa itu metric ? metric pada ospf biasa di sebut COST. Cost ini berdasarkan apa ? cost ini berdasarkan bandwidth interface. Penjelasan penentuan jalur menggunakan cost ini akan saya jelaskan di artikel terpisah.

           Kelebihan ospf antara lain tidak menghasilkan routing loop, mendukung penggunaan beberapa metric sekaligus, dapat menghasilkan banyak jalur ke sebuah tujuan, membagi jaringan yang besar menjadi beberapa Area, waktu untuk konvergen lebih cepat. Sedangkan kekurangan ospf antara lain adalah membutuhkan basis data yang besar dan lebih rumit. Demikian sedikit penjelasan mengenai Routing Protocol OSPF, semoga bermanfaat untuk teman teman semua. Jika ada yg kurang mohon maaf dan mohon di tambahkan. Terima kasih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s