Pemilihan DR dan BDR pada OSPF

        Pada saat OSPF pertama kali bekerja, yg di lakukan router adalah membentuk adjajency dengan router tetangga/neighbor router, adjajency adalah menghubungkan diri dan saling berkomunikasi dengan para router terdekat. Komunikasi awal yg di lakukan router agar  bisa saling kenal dengan router yg lain adalah dengan mengirim hello protocol (hello packet).

            Misalkan ada R1 dan R2 yg akan saling berkomunikasi dengan routing protocol OSPF, Ketika ospf pertama kali bekerja, maka kedua router ini akan saling mengirimkan hello packet dengan alamat multicast (224.0.0.5) sebagai tujuannya. Di dalam hello packet terdapat field yg berisi neighbor ID, misal R2 menerima packet terlebih dahulu dari R1, Maka R2 akan memverifikasi satu per’satu field field yg ada pada hello packet dari R1, ketika selesai Maka R2 akan mengirimkan kembali hello packet kepada R1 dengan ID dari R1. Ketika R1 menerima hello packet dengan ID dirinya sendiri maka R1 sudah menganggap R2 sebagai neighbor router, dan mengirimkan kembali hello packet beserta ID dari R2 kepada R2, dan R2 pun dalam fase ini sudah mengganggap R1 sebagai neighbor router. Inilah yg dinamakan adjacency router sudah terbentuk dan siap melakukan pertukaran informasi routing.

             Yang saya jelaskan tadi adalah proses pengiriman hello packet pada topology point to point, akan berbeda jika yg di gunakan adalah topology broadcast multiaccess, misal pada jaringan ethernet, karena hello packet nantinya akan diteruskan keseluruh router di dalam jaringan, proses ini akan terus berulang sampai semua router menjadi adjacency router. dengan begitu komunikasi ini akan membanjiri traffic jaringan kita, oleh karena itu pada topology ini di gunakan yg namanya pemilihan DR dan BDR, yaitu router yg akan menjadi juru bicara (DR) dan wakil juru bicara (BDR).

             Dalam jaringan broadcast multiaccess DR dan BDR ini sangat diperlukan. Pemilihan DR dan BDR ini tidak lepas dari perannya si hello packet, karena pemilihan DR dan BDR ini di tentukan dari ID dan priority yg ada pada fieldnya si hello packet. Pemilihan siapa yg akan menjadi DR atau BDR ini Di tentukan dari priority, priority tertinggi akan di pilih menjadi DR dan diurutan kedua menjadi BDR. default priority OSPF ini biasany 1 . priority 0 memastikan router tidak akan menjadi DR atau BDR. jika priority sama maka ID tertinggi yg akan di pilih menjadi DR. Lalu di urutan kedua akan menjadi BDR. Setelah DR dan DBR terpilih maka router siap untuk mengumpulkan informasi jalur yang ada pada jaringan dan Walaupun ada router yg baru bergabung posisi ini tidak akan berubah sampai ada salah satu router yg tidak berfungsi dengan baik/rusak.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s